Hipertensi disebut sebagai pembunuh diam-diam, karena hampir tidak menunjukkan gejala. Penyakit ini salah satu yang bisa dicegah atau dipengaruhi oleh pola makan, termasuk konsumsi kacang-kacangan.
Sebuah meta-analisa terbaru menyebutkan, mengonsumsi segenggam kacang per hari berhubungan dengan penurunan tekanan darah, bermanfaat untuk penderita hipertensi.
Studi yang diterbitkan Agustus 2026 di British Journal of Nutrition ini menganalisa 8 penelitian, menemukan bahwa tiap tambahan konsumsi 1 ons (28 gram) kacang per hari bantu turunkan risiko hipertensi hingga 20%.
Riset ini menguatkan penelitian sebelumnya yang menghubungkan konsumsi kacang untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Baca : Ngemil Kacang Turunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
Hubungan konsumsi kacang dan risiko hipertensi
Penelitian ini melibatkan lebih dari 143 ribu orang dewasa berusia antara 18-87 tahun. Selama periode pemantauan, tercatat 20.665 kejadian hipertensi.
Saat peneliti membandingkan individu yang mengonsumsi kacang-kacangan paling banyak dengan mereka yang konsumsinya paling sedikit, asupan kacang yang lebih banyak dikaitkan dengan risiko hipertensi 16% lebih rendah.
Setiap tambahan 28 gram kacang per hari berhubungan dengan 20% penurunan risiko.
Mereka juga melihat bagaimana risiko hipertensi berubah akibat perbedaan level konsumsi kacang-kacangan. Dibandingkan dengan tidak mengonsumsi kacang sama sekali, asupan sekitar 30 gram per hari berhubungan dengan 26% penurunan risiko hipertensi.
Namun, peneliti tidak menemukan bukti lebih jauh terkait penurunan risiko pada konsumsi kacang-kacangan yang lebih tinggi.
“Karena ini berdasarkan pada studi observasi, kita tidak bisa mengatakan konsumsi kacang-kacangan secara langsung menyebabkan risiko yang lebih rendah,” ujar Michelle Routhenstein, ahli gizi kardiologi preventif di Entirely Nourished, yang tidak terlibat pada penelitian ini, melansir Healthline.
“Ini tidak berarti kacang-kacangan dapat mencegah atau mengobati darah tinggi dengan sendirinya. Melainkan, kacang-kacangan dapat menjadi bagian yang sangat membantu dari pola makan sehat jantung secara keseluruhan,” imbuhnya.
Bagaimana kacang mempengaruhi tekanan darah?
Nutrisi dalam kacang sudah lama dikenal baik untuk kesehatan kardiovaskular, ia tinggi serat, demikian pula lemak tak jenuh, magnesium dan kalium, vitamin E, K,C dan beberapa vitamin B, serta sumber protein nabati.
Magnesium, berperan sebagai penghambat saluran kalsium (calcium channel blocker) alami, membantu melebarkan pembuluh darah - dikenal sebagai vasodilatasi. Ini membantu menurunkan tekanan darah.
Kalium juga berperan untuk menjaga tekanan darah dengan mengurangi efek sodium dan mengurangi tekanan di dinding pembuluh darah.
Kristin Kirkpatrick, dietisien di Cleveland Clinic Department of Wellness & Preventive Medicine, yang juga tidak terlibat di riset tersebut mengatakan bila semua jenis kacang bisa bermanfaat untuk kesehatan kardiometabolik.
“Namun, kacang-kacangan seperti kenari, kacang tanah dan almond telah terbukti lebih tinggi mengandung L-arginin, yang bertindak sebagai vasodilator untuk melebarkan pembuluh darah, dan berdampak positif pada tekanan darah,” katanya.
Memilih kacang untuk turunkan tekanan darah
Perlu dicatat, tidak ada satu pun kacang terbaik, untuk membantu menurunkan tekanan darah. Baik, Routhenstein atau Kirkpatrick setuju, alih-alih memilih satu jenis kacang tertentu, lebih penting bagaimana kacang tersebut diolah.
Kacang tanpa garam atau dengan sedikit garam dapat membantu membatasi asupan natrium, yang penting untuk mengelola tekanan darah.
“Batasi konsumsi kacang yang dilapisi gula atau permen secara berlebihan dan campuran camilan olahan tinggi yang menggabungkan kacang dengan pretzel, cracker, atau bahan-bahan tinggi natrium lainnya,” kata Routhenstein.
“Ukuran porsi juga penting karena kacang padat kalori. Usahakan sekitar 1 ons, atau segenggam kecil, setiap kali makan daripada makan beberapa genggam sepanjang hari.”
Ia mengingatkan bahwa tujuan diet sehat jantung bukanlah untuk fokus pada satu "makanan super," tetapi pada pola makan keseluruhan yang mendukung kesehatan kardiovaskular dan menyediakan berbagai nutrisi. (jie)
Baca juga: Bagaimana Kacang Merah Cegah Gangguan Irama Jantung Fibrilasi Atrium





