Beragam makanan mengandung kromium, bahkan mungkin Anda sudah mengonsumsinya secara teratur. Beberapa produsen membuat suplemen kromium untuk mendukung kesehatan Anda.
Kromium adalah mineral yang turut berperan dalam memecah protein, karbohidrat dan lemak. Ia termasuk salah satu mineral yang penting.
Berbagai studi ilmiah menyebutkan bila kromium mampu membantu menurunkan kadar trigliserida, sekaligus meningkatkan kolesterol baik (HDL kolesterol). Ia juga berhubungan dengan perbaikan senstivitas insulin pada penderita diabetes.
Melalui perbaikan sensitivitas insulin, kromium meningkatkan respons sel pada hormon insulin, yang dibutuhkan tubuh untuk mengatur gula darah. Menambahkan makanan tinggi kromium bisa bermanfaat untuk penderita diabetes.
Rekomendasi harian konsumsi kromium adalah 35 mcg (microgram). Beberapa makanan diketahui mengandung kromium, yang bisa Anda konsumsi jika ingin menambah asupan kromium harian.
1. Jus anggur
Jus anggur merupakan sumber kromium yang sangat baik. Dalam 1 cangkir (240 ml) menyediakan 7,5 mcg atau 21% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Tubuh kita umumnya menyerap sebagian kecil kromium dalam makanan. Namun, ada bukti yang menunjukkan bila mengonsumsi vitamin C akan membantu penyerapannya.
Pastikan untuk memilih jus anggur yang terdiri dari 100% anggur tanpa tambahan gula. Namun ini bukan pilihan terbaik untuk penderita diabetes, karena kandungan karbohidrat yang tinggi dan serat yang rendah.
2. Jus jeruk
Jus jeruk bisa menjadi alternatif dari jus anggur, walau ia mengandung lebih sedikit kromium, tetapi di satu sisi ia adalah sumber vitamin C yang baik.
Satu cangkir (240 ml) jus jeruk mengandung sekitar 2,2 mcg kromium (6% AKG), namun dalam takaran yang sama ia menyediakan 71 mg vitamin C (79% AKG). Jus jeruk juga mengandung antioksidan lain, seperti flavonoid dan karotenoid, yang dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan peradangan yang lebih rendah.
Seperti halnya anggur, usahakan untuk tetap mengonsumsi jus jeruk murni 100%, hindari gula tambahan.
3. Jus tomat
Jus tomat adalah minuman yang sangat bergizi dan menyegarkan. Satu cangkir (240 ml) memberikan 1,5 mcg kromium (4% AKG).
Jus tomat juga kaya vitamin A, C dan E. Selain itu ia adalah sumber antioksidan, terutama likopen yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat.
Baca: Makanan Untuk Kesehatan Prostat Anda
4. Apel
Satu buah apel ukuran sedang (200 gr) mengandung sekitar 1,4 mcg kromium, setara 4% AKG. Ia juga adalah sumber serat larut yang baik, serta mengandung sekelompok antioksidan yang disebut polifenol, senyawa yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.
Baca: Kenapa Antioksidan Quercetin di Apel Baik untuk Kesehatan
5. Kacang-kacangan hijau
Kacang hijau atau buncis juga dapat membantu Anda meningkatkan asupan kromium.
Selain itu, kacang-kacangan hijau rendah kadungan seyawa yang disebut FODMAP (fermentable oligosaccharides, disaccharides, monosaccharides, and polyols). Ini adalah sekelompok karbohidrat yang tidak diserap dengan baik di usus kecil. Bakteri di usus besar akan memfermentasinya, yang dapat menyebabkan kembung, gas, nyeri dan gangguan pencernaan lainnya.
6. Daging
Protein hewani merupakan sumber kromium yang baik. Satu porsi daging sapi seberat 3 ons (85 gram) menyediakan 2 mcg kromium atau 6% dari AKG.
Sumber protein hewani lain memberikan kromium yang lebih sedikit dari daging sapi, tetapi tetap dapat membantu menambah mineral ini pada diet Anda.
Ini termasuk daging ayam dan kalkun. Satu porsi dada kalkun seberat 3 ons menyediakan 1,7 mcg kromium (5% AKG), sedangkan satu porsi dada ayam dengan ukuran yang sama memberikan 0,5 mcg atau 1% AKG.
Daging sapi, kalkun atau ayam juga menyediakan vitamin B12 (kobalamin). Tubuh membutuhkan nutrisi penting ini untuk pembentukan DNA dan sel darah merah, serta utuk fungsi sistem saraf. (jie)





