Hidup dengan diabetik makula edema (DME) dapat terasa seperti dunia menjadi buram, tetapi beberapa penyesuaian dapat membantu Anda untuk terus bekerja, mengemudi dan mengelola tugas harian secara mandiri.
Diabetik makula edema merupakan bentuk komplikasi diabetes pada mata. Terjadi pembengkakan di bagian makula (bintik kuning), yakni bagian tengah retina sebagai pusat penglihatan.
Baca: Kapan Penderita Diabetes Perlu Periksa Mata, Cegah Komplikasi Diabetes di Mata
Komplikasi diabetes ini akan sangat menurunkan kualitas hidup penderitanya, menyebabkan kesulitan melakukan tugas sehari-hari. Anda bisa melakukan penyesuaian-penyesuaian untuk memperbaikinya.
1. Naikkan kontras
DME mempengaruhi ruang pandang tengah, menyebabkan penurunan sensitivitas kontras, yang mengaburkan objek dan membuatnya sulit dibedakan dari background. Misalnya, akan sulit melihat sambil mengiris bawang putih di atas talenan berwarna terang.
American Foundation for the Blind (AFB) menyarankan untuk menambah kontras untuk mempermudah tugas sehari-hari:
- Pasang pita kontras di tangga, termasuk tepi setiap anak tangga.
- Pilih cangkir berwarna terang untuk cairan berwarna gelap, dan sebaliknya.
- Letakkan keset berwarna gelap di bak mandi berwarna terang.
- Gunakan talenan berwarna gelap untuk makanan berwarna terang, dan sebaliknya.
- Gunakan sakelar lampu yang lebih gelap di dinding berwarna terang.
2. Sesuaikan pencahayaan ruang
Atur ulang pencahayaan ruangan untuk mengurangi bayangan dan meningkatkan kotras:
- Pasang lampu strip LED di bawah lemari dan lampu tali di sepanjang alas/dasar dinding.
- Tempatkan lampu kerja di samping atau belakang Anda, berlawanan dengan tangan yang Anda gunakan untuk menulis.
- Ganti ke lampu siang hari (daylight).
- Gunakan lampu sensor gerak di lemari.
- Gunakan gawai pintar untuk menjadwalkan menyala/mati lampu otomatis.
3. Buat pagi Anda lebih mudah
Penglihatan Anda mungkin lebih kabur di pagi hari. Dalam panduan dari Macular Society disebutkan sebelum Anda tidur, pastikan Anda memiliki jalur yang jelas antara kasur dan kamar mandi untuk pagi hari. Simpan kacamata dan ponsel Anda di tempat yang mudah dijangkau.
4. Perbesar huruf
AFB juga menyarankan gunakan font besar atau tebal untuk:
- Kalender
- Buku catatan
- Jam dinding atau arloji
- Label wadah atau botol
- Label obat atau wadah pil
5. Gunakan sistem taktil
Pertimbangkan untuk menggunakan alat taktil (sentuh) berikut untuk menghindari ketergantungan pada mata:
- Tandai pakaian Anda dengan peniti berdasarkan warna, misalnya satu peniti untuk celana hitam.
- Tempelkan sticker timbul, misalnya untuk remote control atau gantungan baju.
- Gunakan pena 3D untuk memberi label pada wadah dengan garis timbul.
- Pakaikan karet gelang dengan jumlah yang berbeda untuk menandai botol yang serupa, misalnya satu karet untuk sampo dan dua pada kondisioner.
- Bungkus botol atau barang yang disimpan dengan kain atau kantong bertekstur.
6. Manfaatkan teknologi visual
Job Accomodation Network menyarankan alat bantu visual seperti kaca pembesar, termasuk yang terinstal di ponsel Anda, dapat membantu membaca tulisan kecil, seperti menu atau label saat bepergian.
Untuk membaca yang lebih lama, kaca pembesar berdiri dengan lampu terintegrasi dapat membantu.
7. Gunakan teknologi audio
Teknologi pengubah suara menjadi teks dapat membantu Anda menulis pesan atau email. Anda juga dapat meminta ponsel atau tablet Anda untuk membacakan artikel/buku saat Anda mengistirahatkan mata.
Beberapa perangkat rumah juga bisa diaktifkan lewat suara, seperti lampu atau pemutar musik.
8. Sesuaikan screen digital
Komputer, laptop, ponsel atau gawai lainnya memiliki pengaturan aksesibilitas yang memungkinkan Anda untuk:
- Mengaktifkan pembesaran tampilan (screen magnification)
- Perbesar ukuran teks
- Sesuaikan kecerahan layar dengan ruangan sekitar
- Naikkan skala tampilan ke 125 - 150%
- Aktifkan mode gelap (dark mode) atau kontras tinggi
- Pertimbangkan untuk memasang pelindung layar matte untuk mengurangi silau di layar gawai Anda
9. Berkendara pada kondisi tertentu
Diabetik makula edema bisa mempengaruhi kemampuan Anda berkendara, seperti melihat rambu lalu lintas, menerka jarak dan beradaptasi dengan kilatan lampu. Nixon DR, et al, dalam studinya menyarankan:
- Hindari mengemudi saat fajar, senja dan malam hari, ketika kontras paling rendah
- Jaga agar kaca depan mobil Anda tetap bersih
- Rencanakan kegiatan saat matahari berada tepat di atas kepala (pukul 10 pagi hingga 2 siang)
Pertimbangkan untuk mencari alternatif lain selain mengemudi, seperti transportasi umum, berbagi tumpangan, antar-jemput komunitas, gunakan taxi online, dll. (jie)





